Jika memahami sedari awal, insya Allah yang telah islam pun akan kembali memeluk islam dengan sebenar-benarnya…
Kesenangan-kesenangan dunia mewajibkan berbagai syarat untuk bisa diraih, kebanyakan hampir mustahil bagi yang tidak memenuhinya. Terlebih lagi jika melihat keadaan dunia saat ini dan perekonomian yang kian terpuruk. Jika ingin menjadi pegawai negeri harus memiliki ijazah pendidikan itupun bersaing dengan jutaan orang, menjadi usahawan harus punya modal, pemuda yang memliki tampang dan uang yang pas-pasan tidak dapat menikmati kesenangan mendapat pasangan yang di idamkan, para lulusan perguruan tinggi yang rindu akan lowongan kerja tuk dapat merasakan nikmatnya mendapat pekerjaan dan pengangguran yang semakin banyak karena berbagai macam syarat yang tak terpenuhi, yang miskin makin miskin. Dan masih banyak lagi kesenangan lain yang menuntut syarat-syarat dimana tidak semua orang dapat termasuk didalamnya.
Jika melihat sejarah, pada zaman awal penyebaran islam, golongan masyarakat yang paling banyak dan paling cepat menerima adalah tiga golongan, yaitu : Budak, orang miskin dan pemuda.
Islam menjanjikan kemerdekaan, perlindungan, pemeliharaan serta kenikmatan atas penganutnya. Dengan memeluk islam para budak dapat merasakan kebebasan, yang sebelumnya merasa terikat dan dihinakan daripada golongan lainnya, meskipun statusnya tetaplah seorang budak. Golongan miskin yang hidup serba kekurangan hingga untuk mendapat dan merasakan kesenangan hidup adalah sulit didapatkan, menjadi memiliki kesempatan dan peluang yang terbuka lebar untuk menikmati kehidupan yang tampak mustahil bagi mereka. Para pemuda, menatap masa depannya yang tidak menentu dan tampak tidak menjanjikan, dengan mengikuti islam menjadikan mereka memiliki Pelindung, Pemelihara dan Penolong bagi mereka untuk menghadapi kerasnya dunia dan kegelapan masa depan.
Mereka percaya pada Rasul Allah dan janji-janji Allah yang disampaikan melalui perantara-Nya.
Allah tidak memandang lahirmu tapi Allah melihat hatimu, yang paling mulia disisi Allah adalah yang paling bertakwa diantaramu, segala yang ada diantara langit dan bumi adalah tunduk padanya rela atau tidak rela, Dia berkuasa melaksanakan segala kehendak-Nya dengan hanya mengatakan “Jadi”, maka terjadilah. Allah akan menurunkan ketenangan dan rasa nikmat bagi mereka yang mengingat-Nya. Allah akan memberi ganjaran atas amal baik yang dilakukan ikhlas karena-Nya dimana Allah adalah Dzat yang Maha membalas.
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhanku adalah Allah”, kemudian meneguhkan perkataannya itu, maka Allah akan mengirimkan baginya malaikat yang akan berkata padanya: “Janganlah engkau takut dan janganlah kau bersedih hati, bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepadamu. Kamilah yang akan melindungimu di dunia ini dan akhirat kelak, dan bagimu apa-apa yang kamu inginkan oleh dirimu dan dan bagimu apa-apa yang kamu minta sebagai penghormatan bagimu dari tuhanmu Yang Maha Pengampun lagi sangat menyayangimu.” (Fussilat : 30 - 32)
Diatas adalah beberapa dari tak terhingga Kemurahan Allah bagi mereka yang Bersaksi bahwa :
“Tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan-Nya”
Jika anda memahami sedari awal, insya Allah anda yang telah islam pun akan kembali memeluk islam dengan sebenar-benarnya. Tidakkah anda perhatikan, untuk meraihnya, yang merupakan pintu menuju segala keinginan manusia itu adalah tidak memerlukan syarat-syarat seperti yang dunia berikan pada anda. Jikalau dunia hanya memberikan sedikit saja, maka Allah menjanjikan Tak terhingga, termasuk didalamnya apa-apa yang dijannjikan dunia pada anda dan kebahagiaan di akhirat kelak. Kenapakah anda masih bertahan dan terus saja berusaha mengejar yang sangat sedikit ini dan sedikitpun tidak tergiur untuk memasuki pintu ini, yang didalamnya berbagai keinginan anda dapat tercapai dengan kehendak-Nya?
Anda tidak diminta persyaratan yang bermacam-macam yang tidak dapat atau tidak anda miliki. Anda tinggal mengatakan :
“Tuhanku adalah Allah”, kemudian meneguhkan perkataan anda itu, maka Allah akan mengirimkan bagi anda malaikat yang akan mengatakan pada anda: “Janganlah engkau takut dan janganlah kau bersedih hati, bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepadamu. Kamilah yang akan melindungimu di dunia ini dan akhirat kelak, dan bagimu apa-apa yang kamu inginkan oleh dirimu dan dan bagimu apa-apa yang kamu minta sebagai penghormata dari tuhanmu Yang Maha Pengampun lagi sangat menyayangimu.”
Allah Maha Pengampun, betapapun besar dosa yang anda lakukan, selama itu bukan menyekutukan Allah, maka ampunan Allah lebih besar. Orang yang menyekutukan Allah berari dia ber-tuhan kepada selain Allah, maka jika dia minta ampun kepada tuhan, itu artinya dia minta ampun bukan pada Allah, maka bagaimana Allah akan mengampuninya. Salahnya sendiri memohon ampun pada tuhan yang lain, bisa jadi tuhannya itu mengampuninya tapi Allah, karena bukan Dia yang dimohonkan ampun tidak akan mengampuninya.

|